
A. Pendahuluan
Dalam setiap menjalankan kegiatan operasi perusahaan untuk menghasilkan produk berupa barang atau jasa terdapat beberapa fungsi yang saling terkait satu sama lainnya. Fungsi-fungsi tersebut minimal antara lain terdiri dari fungsi operasi atau produksi, fungsi keuangan atau akuntansi, dan fungsi pemasaran. Fungsi operasi atau produksi merupakan salah satu fungsi yang sangat penting karena merupakan fungsi yang berperan dalam menciptakan nilai dalam bentuk barang atau jasa dengan cara mengubah suatu input menjadi output. Dalam memproses input menjadi output, seorang manajer operasi atau produksi bertugas dalam menentukan serangkaian kebijakan dalam rangka pengambilan keputusan strategis. Salah satu keputusan yang harus diambil adalah keputusan mengenai strategi penentuan lokasi yang tepat untuk beroperasinya suatu perusahaan atau organisasi. Baca entri selengkapnya »
Metode Center of Gravity dalam Penentuan Lokasi Strategis KPPN Benteng
21 04 2010Komentar : 4 Komentar »
Kaitkata: center of gravity method, kppn benteng, metode center of gravity, metode pusat gravitasi, mmugm, penentuan lokasi, strategis
Kategori : Uncategorized
Penyampaian cash disbursement satker: langkah berikut DJPBN untuk menjadi The Real Treasurer
27 09 2009I. Cash disbursement dalam kerangka Manajemen Kas
Topik utama majalah treasury Indonesia edisi pertama adalah “next assignment: the real treasurer”, topik yang berkenaan langsung dengan alasan mengapa kantor perbendaharaan dengan besaran sebuah direktorat jenderal masih perlu ada. Namun saat ini pertanyaan yang menggelitik sebelum melangkah pada cash management, jantungnya the real treasurer, yaitu ‘apakah kantor teknis perbendaharaan (KPPN) saat ini telah dapat memprediksi dengan akurat pengeluaran negara untuk satu hari kedepan, atau bahkan untuk satu bulan kedepan? Baca entri selengkapnya »
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : Uncategorized
PLAGIATOR OH.. PLAGIATOR
23 03 2009
Pada Sabtu (7/3) menjelang keberangkatan saya ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Jurnalistik dan Manajemen Media yang diselenggarakan oleh Bagian Pengembangan Pegawai Sekretariat Direktorat Jenderal Perbendaharaan, saya menyempatkan waktu sejenak untuk membuka milis Forum Prima yang sangat saya banggakan melalui internet kantor. Dua postingan yang ada saat itu mengundang saya untuk turut berkomentar. Baca entri selengkapnya »
Komentar : 7 Komentar »
Kaitkata: plagiator
Kategori : Uncategorized
ASSESSMENT TEST ONLINE : PERTAMA DAN SATU-SATUNYA DI DEPKEU
19 03 2009
Sebanyak 7 dari 13 pegawai KPPN Benteng melaksanakan online assessment test pada Kamis (19/3) yang dipusatkan di ruang front office dan middle office KPPN Benteng. Tes ini dilaksanakan terkait dengan proses rekruitmen tenaga yang menguasai teknologi dan infomasi dari berbagai instansi vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Secara umum pelaksanaan tes berjalan lancar meski terdapat salah seorang peserta yang menghadapi loncatan soal yang tidak teratur. Baca entri selengkapnya »
Komentar : 2 Komentar »
Kaitkata: assessment online
Kategori : Uncategorized
AKHIRNYA DATANG JUGA
1 03 2009Alhamdulilhahi rabbil ‘alamiin. Itulah ucapan pertama yang terucap saat membaca isi surat S-45/PB.13/2009 tanggal 27 Pebruari 2009 perihal Hasil Seleksi Peserta Bimbingan Teknis Jurnalistik dan Manajemen Media. Namaku terdapat di antara 31 peserta yang lolos seleksi dari 155 peserta yang mendaftar dengan cara mengirimkan karya tulis jurnalistik sebagaimana yang dipersyaratkan. Lewat tulisanku yang berjudul “Manajamen Kas dalam Uang Persediaan” sebagaimana yang telah aku muat di blog ini pada tanggal 24 Pebruari 2009 dengan judul yang sama. Segala penantianku sejak 2007 akan hadirnya kesempatan ini untuk kedua kalinya akhirnya selesai sudah. Baca entri selengkapnya »
Komentar : 2 Komentar »
Kaitkata: pelatihan jurnalistik
Kategori : Sedang
MANAJEMEN KAS DALAM UANG PERSEDIAAN
24 02 2009Pendahuluan
Pada hakikatnya pembayaran atas beban APBN tidak boleh dilakukan sebelum barang/jasa diterima. Demikian yang tercantum dalam pasal 21 ayat (1) Undang-Undang nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Hal ini dimaksudkan bahwa pengeluaran yang dilakukan negara benar-benar terjadi terhadap barang/jasa yang sudah diterima dan siap untuk dimanfaatkan. Dengan demikian, mekanisme pembayaran atas beban APBN akan menggunakan sistem pembayaran langsung. Baca entri selengkapnya »
Komentar : 11 Komentar »
Kategori : Sedang
PELAYANAN PRIMA DI TENGAH KETERBATASAN PERSONIL
18 02 2009Pada tanggal 11 Januari 2009 pukul 19.00 WITA, dalam suatu acara yang sarat dengan rasa kekeluargaan KPPN Benteng secara resmi melepas kepergian beberapa pegawainya yang akan melaksanakan tugasnya di tempat yang baru. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor KEP-10/PB/UP.9/2008 tanggal 24 Desember 2008, Surat Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor KEP-11/PB.1/UP.9/2008 tanggal 24 Desember 2008 dan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor KEP-0143/WPB.23/BG.0101/2008 tanggal 23 Desember 2008 terdapat 5 (lima) pegawai KPPN Benteng yang dialihtugaskan. Mereka yang meninggalkan KPPN Benteng dengan segala suka dukanya adalah : Mir Azwan, SH (Kasubbag Umum), Syarifuddin, S.E. (Seksi Pencairan Dana), Edi Suwarno (Seksi Pencairan Dana), Wiwik Setiya Karyawati (Seksi Bendahara Umum) dan Lalu Fauzul Muna (Sub Bagian Umum).
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : Uncategorized
SURAT UNTUK KEPALA KANTOR TENTANG GKM
16 02 2009Yth. Bapak Kepala KPPN Benteng
Salam Sejahtera
Saya berterima kasih sekali bahwa kegiatan gugus kendali mutu telah dapat dilaksanakan untuk pertama kalinya. Namun belajar dari kegiatan yang pertama kali, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan sebagai masukan guna meningkatkan kualitas kegiatan GKM di kantor kita. Baca entri selengkapnya »
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : Uncategorized
PANASNYA AYAM GORENG SUHARTI
16 02 2009Handphone-ku berbunyi nada masuk sebuah pesan saat hendak menaiki tangga pesawat. Sengaja tidak kubuka dulu HP-ku karena menunggu hingga nanti setelah kudapatkan nomor kursi yang tertera di boarding pass tiket Jakarta-Makassar. Setelah mendapatkan kursiku yang ternyata lagi-lagi berada di kursi dekat jendela, tempat favoritku setiap melakukan perjalanan dengan pesawat terbang, aku letakkan tas laptop di bawah kaki dan memasang seat belt dengan benar. Memang aku biasa meletakkan tas berisi laptop di bawah kaki bukan di kabin untuk menghindari penumpukan dengan barang bawaan penumpang lain yang tidak mengetahui isi tasku. Waktu menunjukkan pukul 21.00 WIB. Harus kuakui betapa disiplinnya jadwal penerbangan maskapai yang aku tumpangi ini. Setelah bisa duduk dengan tenang baru aku mulai mengingat-ingat betapa melelahkannya kegiatanku hari ini.
—000—
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : Sedang
MENGHADIRI UNDANGAN FORUM BO 97
14 02 2009Handphone-ku berbunyi nada masuk sebuah pesan saat hendak menaiki tangga pesawat. Sengaja tidak kubuka dulu HP-ku karena menunggu hingga nanti setelah kudapatkan nomor kursi yang tertera di boarding pass tiket Makassar-Jakarta. Setelah mendapatkan kursiku yang ternyata berada di kursi dekat jendela, tempat favoritku setiap melakukan perjalanan dengan pesawat terbang, aku letakkan tas laptop di bawah kaki dan memasang seat belt dengan benar. Memang aku biasa meletakkan tas berisi laptop di bawah kaki bukan di kabin untuk menghindari penumpukan dengan barang bawaan penumpang lain yang tidak mengetahui isi tasku. Setelah bisa duduk dengan tenang baru aku teringat tentang SMS yang belum lama masuk ke inbox HPku. Segera kubuka, ternyata dari teman di Jakarta. “Sudah sampai dimana? Jangan lupa ya, hari ini jam 10. Sudah tahu kan tempatnya?” Seorang temanku di Jakarta mengingatkan tentang acara yang akan kuhadiri siang ini. Ya, memang hari ini aku akan berangkat ke Jakarta dari Makassar untuk menghadiri undangan teman-teman yang katanya akan membicarakan rencana pembentukan Forum Alumni Prodip III Anggaran Angkatan Tahun 1997. Dan yang tadi mengirim SMS adalah Bayu Sukmono, dia bertindak sebagai salah seorang panitia pelaksana. Kulihat jam tangan menunjukkan pukul 8 pagi. Karena selisih waktu satu jam lebih awal di Makassar dengan penerbangan yang memakan waktu 2 jam serta perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju tempat acara sekitar 1 jam maka insya Allah aku bisa datang tepat waktu, pikirku. Ingin kujawab SMS tadi, tapi entah kenapa aku tidak bisa. Satu yang aku ingat adalah dengan segera HP kumatikan demi mendengar instruksi dari pramugari nan cantik di depan sana. Selebihnya aku terlelap kembali dalam tidur yang nyenyak. Baca entri selengkapnya »
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : Uncategorized